Additional Pages
Custom Links
Connect With Us

ELEMEN DASAR SKENARIO FILM

02 Mar ELEMEN DASAR SKENARIO FILM

Seperti yang sudah saya jelaskan di awal, tulisan ini adalah bagian berseri dari tulisan yang berjudul “SCRIPT UNTUK PROGRAM TV” di mana saya sudah menjelaskan tahapan-tahapan menulis skenario/screenplay. Nah share kali ini kami akan mencoba membedah elemen-elemen screenplay. Seiring perkembangan dunia penyiaran televisi kita sesungguhnya tipe dan gaya penulisan sangat banyak, keragaman ini menjadi khasanah tersendiri bagi perkembangan dunia broadcast tv dan dunia film. Elemen-elemen skenario/screenplay itu ada 9 (sembilan) antara lain:

  1. Headscene
  2. Casting
  3. Peristiwa (Action – Kejadian)
  4. Karakter / Tokoh
  5. Parenthetical
  6. Dialog
  7. Transisi Adegan
  8. Shot Angle
  9. General

Elemen-elemen skenario/screenplay tersebut tidak baku, tetapi ini telah menjadi konvensi di seluruh belahan dunia mana pun. Selanjutnya akan saya jelaskan dari kesembilan unsur tersebut, namun sebelum saya jelaskan lebih dalam. Ada kesepakatan/konvensi mengenai penggunaan huruf (type font), besar huruf (size font), dan paragraf. Dalam penulisan skenario sebaiknya font yang digunakan adalah jenis COURIER NEW dengan besar huruf 12pt serta dengan menggunakan spasi tunggal kecuali untuk skenario Sitkom (komedi situasi) harus dengan spasi/paragraf ganda.

1. Head Scene / Informasi Ruang dan Waktu
Informasi ruang dan waktu dihasilkan dalam scene heading atau slug line. Fungsinya adalah memberikan informasi mengenai tempat dan waktu adegan tersebut harus dibuat. lnformasi ruang dijelaskan dengan memberi inisial EXT. atau INT. EXT. kependekan dari exterior, yaitu ruang terbuka, dan INT. kependekan dari interior atau ruang tertutup. EXT. dan INT. bisa digunakan bersamaan dalam satu scene bila memang diperlukan.

2. Casting – Cast.
Casting memberikan informasi siapa saja tokoh atau karakter yang action di scene tersebut. Baik tokoh utama atau ekstras/viguran semua harus ditulis secara jelas. Di dalam penulisan biasanya ditulis Cast.

3. Peristiwa (Action – Kejadian)
Action memberikan keterangan mengenai aktivitas yang terjadi pada setiap scene. Termasuk informasi mengenai keadaan psikologis dari setiap karakter, lingkungan, suasana, dan tingkah laku tokohnya.

4. Karakter/Tokoh
Karakter adalah tokoh yang melakukan dialog dalam suatu adegan. Karakter boleh bermacam-macam, tidak harus manusia. Mungkin saja binatang, tumbuhan, atau benda lain yang dipersonifikasikan. Dalam penulisan tokoh/karakter ditulis dengan huruf kapital, hal ini untuk membedakan antara dialog yang disajikan oleh sang tokoh/karakter.

5. Parenthetical
Parenthetical adalah keterangan aksi yang dituliskan dalam skenario dan harus dilaksanakan oleh pelaku karakter ketika dia mengucapkan dialog yang telah ditentukan. Parenthetical juga berfungsi sebagai penegas suasana emosi yang terjadi pada setiap tokoh/karakter.

6. Dialog
Dialog merupakan bentuk penyajian kata-kata yang akan diucapkan oleh pemeran karakter, sebagai gambaran logika berpikir, latar belakang, serta interaksi tokoh dengan tokoh yang lain. Dialog juga mengantarkan alur cerita.

7. Transisi Adegan
Transisi adegan yang dimaksud adalah informasi perpindahan scene yang dituliskan dengan huruf kapital di akhir scene sebagai gambaran kontinuitas adegan.

8. Shot Angle
Petunjuk bantu bagi sutradara untuk memahami skenario, dan kemudian menginstruksikan sudut pengambilan gambar serta pergerakan kameranya.

9. General
Pemahaman sederhana mengenai general adalah segala informasi yang perlu dituliskan dalam skenario, tetapi tidak termasuk dalam beberapa elemen dasar di atas. Hal tersebut dimaksudkan agar sutradara dan tim produksi lain lebih mudah memahami skenario, dan menerjemahkannya dalam bentuk visual.

Berikut elemen lengkap dalam sebuah skenario film yang berbentuk screenplay. 

Baca juga SCRIPT UNTUK PROGRAM TELEVISI contoh file bisa di-download di sini

Oleh Anton Mabruri KN

Tags:
No Comments

Post A Comment